Now

We Are Family!

Pengumuman Pengurus

Halo, kami ISAGI

Ikatan Sarjana Gizi Indonesia (ISAGI) terbentuk pada tanggal 25 Januari 2012 di Yogyakarta bertepatan pada Hari Gizi Nasional. Diinisiasi oleh sarjana gizi dari berbagai universitas di Indonesia yang memiliki kesamaan visi dan peduli terhadap pengembangan ilmu serta perbaikan gizi masyarakat Indonesia.

51

Universitas di Indonesia yang meluluskan Sarjana Gizi.

2000

Sarjana Gizi yang diluluskan di Indonesia setiap tahun.

15000

Sarjana Gizi (S.Gz)
sejak tahun 2003.

APA YANG KAMI LAKUKAN?

Penelitian

Menjalankan program keilmuan gizi yang sesuai dengan bukti ilmiah.

Pengabdian

Bergerak bersama untuk menangani masalah gizi dan kesehatan di Indonesia.

Sinergi

Mengoptimalkan kerjasama dengan berbagai stakeholders di bidang gizi seperti akademisi, lembaga sosial, lembaga regulasi, dan praktisi bisnis.

isagi, ikatan sarjana gizi indonesia

1. Keilmuan

Berfokus pada pengembangan keilmuan gizi melalui program riset, portal jurnal dan publikasi, hibah penelitian, serta analisis masalah gizi dan kesehatan di masyarakat.

Kabid: Dudung Angkasa, S.Gz, M.Sc, IPB 2006, SEAMEO UI 2015.

2. Mitra & Kerjasama

Mitra adalah hal yang esensial dalam berlembaga. Kerja sama yang mutual akan kami lakukan bersama berbagai stakeholders, institusi, dan lembaga/perusahaan swasta terkait, guna membuka peluang bagi sarjana gizi yang ingin berprofesi sesuai dengan bidang dan minatnya.

Kabid: Beta Sindiana Dewi, S.Gz, UI, 2011.

isagi, ikatan sarjana gizi indonesia
isagi, ikatan sarjana gizi indonesia

3. Sosial

Sebagai organisasi non-profit, segala bentuk pendanaan yang didapatkan akan sepenuhnya dialokasikan untuk program-program ISAGI, termasuk berbagai program sosial seperti promosi dan edukasi gizi, sumbangan dana dan produk bagi masyarakat, hibah proyek sosial, dan kegiatan sosial lainnya.

Kabid: Nisa Alifia, S.Gz, UI 2011.

4. Informasi & Komunikasi

Pada era sosial media seperti saat ini, ISAGI berusaha mengoptimalkan potensi penyebaran informasi melalui komunitas mahasiswa, sarjana, alumni, dan sivitas akademika gizi seluruh Indonesia. Ada potensi sebesar 2 juta penyebaran yang belum dimanfaatkan secara optimal.

Kabid: Ayu Prieska, S.Gz, UI 2010.

isagi, ikatan sarjana gizi indonesia
isagi, ikatan sarjana gizi indonesia

5. Kreativitas & Wirausaha

Apa yang bisa dilakukan oleh sarjana gizi dalam dunia kreatif dan entrepreneurship? ISAGI hadir untuk memfasilitasi minat sarjana dalam menghasilkan ‘karya’ yang nantinya dapat berguna untuk masyarakat.

Kabid: Bayu Maulana, S.Gz, IPB 2007.

6. Karier & Organisasi

Potensi sarjana gizi untuk berkiprah dalam berbagai bidang karier, seperti akademik, sosial, wirausaha, dan profesional, perlu dipersiapkan secara optimal. ISAGI sebagai jembatan penghubung antara sarjana, pembina, fresh graduate, dan mahasiswa, diharapkan dapat menjadi wadah yang membentuk generasi-generasi yang siap dan matang di lapangan.

Kabid: Teguh Jati Prasetyo, S.Gz, IPB 2009.

isagi, ikatan sarjana gizi indonesia
isagi, ikatan sarjana gizi indonesia

7. Kajian Strategis

Kritis itu baik, idealis itu perlu. ISAGI berusaha untuk turut berperan dalam mengontrol kebijakan-kebijakan pemerintah terutama di sektor kesehatan, dan juga turut aktif mengkaji isu-isu gizi dan kesehatan yang berkembang.

Kabid: Andi Mukramin Yusuf, S.Gz, Unhas 2008.

Mengapa perlu bergabung bersama kami?

Benefit

  • Komunitas
  • Jaringan
  • Peluang berkarier
  • Mengoptimalkan minat & bakat
  • Diskusi bersama praktisi & profesional
  • Sertifikasi

Mitra dan Pembina

  • Universitas Indonesia
  • Institut Pertanian Bogor
  • Universitas Hassanudin
  • Universitas Esa Unggul
  • Univesitas Gadjah Mada
  • PERGIZI PANGAN Indonesia
  • PERSAGI
  • AIPGI
  • ILMAGI
 
isagi, ikatan sarjana gizi indonesia
isagi, ikatan sarjana gizi indonesia
isagi, ikatan sarjana gizi indonesia
isagi, ikatan sarjana gizi indonesia
isagi, ikatan sarjana gizi indonesia
isagi, ikatan sarjana gizi indonesia

Pengumuman Pengurus